Jumat, 05 Mei 2006

Keterasingan c i n t a

Aneh...
Mengapa aku tak mengenal lagi tempatku...?
Mengapa aku tak mengenal lagi diriku...?
Mengapa kulit yang kusentuh menjadi asing...?
Mengapa hati yang mendiami jiwaku menjadi asing untuk kurasakan...?

Aku berubah...
Bukan hanya sebagian tapi seluruhnya...
Bukan hanya hati tapi juga jiwa...

Aku tak tau lagi apa yang aku inginkan...
Aku bahkan tak tau apa yang harus aku lakukan...
Aku tak lagi mengenal dunia...
Tempat aku merasa aman untuk berdiam...

Semua terasa hampa untuk aku raih...
Terasa kabur untuk kulihat...
Semuanya terasa tak nyata untuk aku sentuh...

Jika keterasingan menghentakkan aku sedemikian rupa...
Bagaimana diriku saat ini...?
Dalam pikiranku aku melihat sebuah kejatuhan...
Disebuah lubang yang besar...
Menatap terang yang terus menjauh...SAAT KAU PERGI.....


By: Perlind Hulu

*** Harapan Terakhir ***

Kini...
Aku benar-benar telah kehilanganmu...
Tidak ada lagi senyum manis itu...
Tidak ada lagi kehadiranmu disetiap langkah-langkahku...
Tidak ada lagi nyanyian lagu kenangan...
Tidak ada lagi seruan manjamu...

Semua kini tak seperti harapanku...
Kini kita sulit bersatu kembali...
Pilihanmu benar (sahabatku)...
Mungkin dia yang terbaik untukmu...
Dia yang telah berada disimu sekian lama...

Satu harapanku padamu...
Kelak apakah kita bisa seperti dulu lagi?
Bersama melewati hari-hari indah itu...
Walaupun dalam format yang berbeda...
Sebagai sahabat kembali...
Setidaknya itulah harapan terakhirku...
Padamu orang yang sangat kusayangi...
Melebihi hidupku sendiri...


By: Perlind Hulu

*** MENGENANGMU ***

Kenapa harus mengangmu...
Hanya karena aku pernah mencintaimu...
Itu semuanya tak terkisah, hanya harapan untuk meraihnya...
Dan sejauh waktu aku hanya bisa menerima...

Apakah tulusnya cinta,hanya karena cinta itu tak terjawab...
Atau mungkin karena rasa yang dibiarkan tanpa sebab...
Dan kini sebenarnya sudah terjawab...
Dan dengan segala penyebabnya...
Karena cinta itu telah temukan satu jalinan kasih bersama...
Siap arungi bahtera dengan cinta...
Dengan cinta pula aku mengenalnya...
Bukanlah hanya sekedar mengingat...
Pada cintaku yang tertambat....

Bukankah kenangan adalah cinta..
Yang tetap terus terjaga...
Karena aku pernah merasakan pilu dan birunya cinta kepadamu
Harapku Doa dan restu langit bersamamu...
Semoga engkau bahagia...
C i n t a hanya sebatas mengenangmu...
Selamanya...
Dan semoga aku dapat melupakan dirimu...

Maafkanlah aku............



By: Perlind Hulu

***kENangAnmU***

Oh...
Andai semua waktu terulang kembali...
Seperti saat-saat jemarimu memelukku...
Saat-saat belaian tatapan matamu redupkan hatiku...
Dan disaat-saat wajahmu...
Menatapku dengan senyum yang indah...
Semua berlalu dengan indahnya...
Dan kuhadapi dengan tenang...
Saat kau tinggalakn aku dengan senyum...
Oh...begitu indahnya...
Semua berlalu bagai pagi mengiring malam...
Bagai malam berganti siang dengan sempurna...
Dan engkau kini telah tergantikan...seorang Angel...
Yang membuatku mampu melupakan masa laluku yang kelabu...
Dan membuat langkah kakiku semakin berarti...


By: Perlind Hulu

*** kerinduan ***

Malam yang terus berganti...
Dan mentari yang terus terbenam...
Sedangkan aku hanya termenung dan mengkhayal...
Sedang apa kasihku disana...?

Kutahu engkau merinduiku...
Saat-saat nadimu merintih ingin mendengar suaraku...
Dan akupun merasakan kerinduan...
Yang sama dari kejauhan, untukmu...
Tak henti-hentinya perasaanku...
Selalu bertanya tentang kerinduan...

Oh...
Andai kau hadir disini...
Aku akan memelukmu siang dan malam...
Hingga terjaga dan lupa waktu...

Semua kerinduan hanya untukmu...


By: Perlind Hulu

*** Akhir c i n t a k u ****

Kini kau telah berubah...
Yang tertinggal hanya lara dan keputus asaan...
Senyum tulusmu hanyalah tipuan...
Dan kini kau tinggalkan aku dalam kebimbangan...
Bibirku tak mampu tuk ucapkan itu...
Perasaanku kau hancurkan sudah...
C i n t a suciku hanya sebagai olok-olokkan...
Walau aku masih tak mengerti...
Tapi aku masih menyimpan c i n t a...
Untukmu yang tak pernah mengerti perasaan ini...



By: Perlind Hulu

*** Mengertilah ***

Anadai saja kau mau mengerti...
Ku coba menanti hingga purnama berganti purnama...
Dan aku telah menaklukan hari-hari sendirian...
Tanpamu disisiku...
Walaupun rembulan menenggelamkan aku...
Ditiap malam tuk menunggumu...
Namun tak ada yang mampu mengertikanku...

Bintang-bintang menemaniku melewati kesunyian...
Dan menenggelamkan aku walau kutak mampu melupakanmu...
Ketulusan hatiku menginginkan...
Dirimu tetap ada bersama mimpiku...
Dan biar kuterluka asal engkau bahagia...


By: perlind Hulu

Rabu, 03 Mei 2006

*** Tsunami 26 Desember 2004 ***

Hari itu senyum terakhirmu...
Kata-kata yang pernah...
Kau ucapkan padaku...
Hari itu berakhir dengan indahnya...

Namun...
Itu semua hanya tinggal kenangan...
Yang tak akan mungkin aku lupakan...
Walaupun engkau sudah tiada...
Tapi hati ini masih menyimpan c i n t a...

Tsunami tanggal 26 Desember 2004 itu...
Telah memisahkan engkau dariku...
Kini...
Aku tinggal sendiri tanpamu...
Berjalan sendiri menjalani hidup...
Yang penuh derita dan liku...

Kasih...
Maafkanlah aku.....
Yang hingga saat ini, aku tak mampu melupakanmu...
Dan maafkan juga jika aku menyayangmu hingga saat ini...
Serta biarkanlah jiwaku masih bermimpi tentangmu...
Walaupun engkau tak pernah kembali padaku...

Kasih...
Teringat saat kau masih disini...
Bersama kenangan manismu...
Hingga ribuan hari ku tak bisa melupakanmu...


By: Perlind Hulu

*** Masih C i n t a ***

Diawal jumpa denganmu...
Terasa indah hari itu...
Ada sesuatu yang datang mengganggu...
Menghiasi hari-hariku...

Ingin rasanya jumpa kembali denganmu...
Walau hanya mimpi bukan nyata...
Semoga saja terjadi tapi tak tahu kapan...?
Kenangan itu selalu datang...
Tak mungkin lepas dari ingatanku...

Datanglah dalam rinduku...
Hiasi cinta dalam hidupku...
Jangan lagi pergi dari sisiku...
aku ingin kau datang padaku...
Bersama c i n t a kasihmu...
Bukalah mata hatimu...
Aku ingin setia selalu, berdua selamanya...
Aku masih c i n t a dan sayang padamu...


By: perlind Hulu

^L^ CINTA SEJATI ^L^

Ketulusan dan kemenangan Cinta adalah...
Ketika kesucian itu ada tanpa noda...
Saat rindu menerpa...
Tiada terbendung bila kau tiada disini...

Cinta bukan sebuah kata...
Yang begitu mudah diucapkan namun tiada arti...
Sayang.... bukanlah sekedar ilusi...
Tetapi pengorbanan tanpa pamrih...

Jika hati telah bertaut..
Keindahan hadir dengan sempurna...
"Itual Cinta Sejati"

By; Perlind Hulu

Selasa, 25 April 2006

Seperti C i n t a k u

Saat kau menghilang...
Bulan seakan pilu...
Tiada dapat beradu...
Begitu juga jika engkau membisu...
Badai dilautan tiada ketepian...
Seperti cintaku padamu...

Bersama tenggelamnya mentari...
Cahaya bulan menerawang menembus kegelapan malam...
Bintang malampun berlomba...
Pemerkan cahaya pada dunia...

Tapi keindahan itu...
Tak menepis kesunyian yang ada...
Kutiada berdaya tanpamu disini...
Kuingin kau sesalu disampingku....Tiap waktu...


By: Perlind Hulu

*** Taiada lagi Rasa ***

Derai tangismu...
Turun bersama rintik hujan yang jatuh...
Pipimu basah hatimu gundah...
Mengapa kau rangkum derita Kalau memang kau tahu....?

Jangan kau harap...
aku akan bersimpuh dengan tangismu yang menghiba...
Kembalilah padanya...
Sorga yang kau cari tiada bagiku...
Dia memang arjuna pujaan...
Aku relakan deritaku demi bahagiamu...
Kau dan aku sama-sama dirasut setan durjana...
Terkubur dalam dosa dugana...
Namun bukan salahku, bukan pula salahmu...
Barangkali suratan takdir mencorengkan garisnya...
Dan kita terseret tanpa pautan...
Maka,biarlah sunyi bertambah sepi...
Dan dalam doa-doaku ditengah malam...
Kususun jari di depan dada... dan berdoa...
Tuhan.....
Ampuni dosa kami berdua...........


By : Perlind Hulu

*** Kejamnya C I N T A ***

Pernah kurasan tangan Cinta mengelusku...
Dan membuaiku sampai ke puncak Cinta...
Pernah juga kurasakan bunga-bunga Cinta...
Menari-nari di dalam kalbuku... dan
Sembilu mendengarkan lagu-lagu mimpi...

Tapi.....
Pernah juga kurasakan
Jari-jari Cinta itu mengoyak dan mengupas...
Merahnya Relungku...
Membuatku lumpuh dan tersayat...
Andai kutahu Cinta ini akan melukaiku...
Dan menghunjam sampai kedasar Hatiku...
Tak akan pernah kubiarkan hati ini memerah...
Tak akan kubiarkan hasratku menggapai...

Andai aku mempunyai keteguhan...
akan kuikat tarian yang mengikat panggung hatiku ini...
Akan kubunuh lagu-lagu mimpi Yang meneriakan anganku...
Dan tak akan kubiarkan rasa ini...
Meretakkan gelas rapuh hatiku...


By: Perlind Hulu

*** Setelah Pergimu ***

Saat malam kesendirianku...
Hatiku terbalut rindu...
Aku hanya bisa menyebut namamu...
Betapa aku tak bisa melupakanmu...
Siang dan malam terbayang wajahmu...
Walaupun kini kau telah jauh dariku...

Kenapa kau tega melukai hatiku...?
Hatiku penuh luka irisan tanganmu...
Yang tiada berdarah karena beku...
Walaupun kutahu kau bukan milikku...
Namun kenangan indah yang pernah kau berikan padaku...
Akan tetap kubawa sampai akhir hayatku...


By: Perlind Hulu

Jumat, 21 April 2006

***Akhir C i n t a k u***

Sembilu yang menghunjam hatiku...
Masih kurasakan perihnya...
Kenapa kau goreskan lagi luka yang lain....?
Tak relakah kau biarkan...
Hati ini setenang telaga biru....?

Seandainya kau melupakan diriku...Lupakanlah...!
Barangkali tangisku...
Akan membasuh menyembuhkan luka...
Kau campakan aku bagai sepah yang terbuang...
Kalau saja kan kutahu kan begini jadinya...
Senyumanmu yang pertama dulu...
Pasti kuanggap Mila yang penuh Bisa...
Racun berhias senyuman mesra...
Tapi apa yang telah kau lakukan...
Mungkin memang sengaja....



Bye: Perlind Hulu

Harapanku

Dengan senyum yang ramah...
Kau datang menjelma dalam mimpi yang indah...
Kau rangkum berjuta kehangatan dalam jiwaku yang sepi...
Hati ini berbunga-bunga...
Berbatas khayalan yang lalu menjelma nyata...
Sekejab dan tiba-tiba...
Kita berdua duduk di taman c i n t a ......
Memetik bunga setangkai...
Dan bersama mencium harumnya...
Agar-hari-hari bahagia...
Terukir indah bukan hanya di dalam mimpi...
Aku ingin semua kenangan terukir indah di dalam hati...
Bukan hanya penghias mimpi...
Tetapi bertabur kemesraan....
Bila kenyataan memang terjelang......



By: Perlind Hulu

***Katakan Padaku***

Jikalau ini akhir ceritaku...
Aku rela melepaskanmu...
Karena Dialah yang mungkin dapat membahagiakanmu...
Disini kuungkapkan terima kasih padamu...
Atas semua kenangan bahagia...
Yang pernah kau berikan padaku...

Walaupun harus menyisakan...
Setiap goresan dilubuk hatiku...
Tapi janganlah engkau sembunyi...
Dan membisu...
Katakanlah Padaku...............


By: Perlind Hulu

***Hanya Kegalauan Yang Menemani***

Kini Kumelangkah sendiri...
Kembali seperti dulu lagi...
Hanya kegalauan yang menemani...
Kucari sesuatu yang belum kumengerti...

Jauh dalam lubuk hatiku...
hanya ada dustamu...
Yang menambah kehampaanku...
Bukan cuma bayang dan mimpi yang kuharapkan...
Tetapi sebuah kenyataan yang membahagiakan....

By: Perlind Hulu

Ya'ahowu...!

Ya'ahowu.....!

Selamat Datang Di blogs gw www.manudano.blogspot.com

Syalom......

Syalom......
Perlind Hulu